Latest Post

DPP PAN di Pilgub DKI Resmi Dukung Anies-Sandi

Written By qfle_B_O_Manado on Rabu, 22 Maret 2017 | 09.14

Jakarta - BeritaOnline.co.id Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI Jakarta putaran kedua. Pengumuman deklarasi digelar sore ini di kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Acara deklarasi dihadiri oleh Anies dan Sandi dan dipimpin Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Deklarasi dukungan dibacakan oleh Zulkifli Hasan di dalam ruangan, tidak lama setelah Anies tiba di kantor DPP. Sebelumnya, Sandi sudah terlebih dahulu tiba. Usai memberikan deklarasi, Zulkifli memberikan sambutan, diikuti oleh sambutan dari Anies dan Sandi.

Selanjutnya Kemudian, Anies menyematkan pin ke jaket Zulkifli sebagai tanda dukungan.
Dalam sambutannya, Zulkifli mengatakan bahwa keputusan partai untuk mendukung Anies-Sandi dibuat setelah mendapat aspirasi dari arus bawah.(rilis kumparan.com)

"Kami menyerap aspirasi dari seluruhnya. Juga kami ikut mendengar dan lalu turun ke bawah agar bisa memahami apa yang diinginkan masyarakat.

Kami juga mendengar dari senior kami di NU, Muhammadiyah, pendukung-pendukung, Dewan Dakwah, Persis, Tarbiyah, tidak hanya di Jakarta tapi juga dari seluruh Indonesia. Pengusaha, masyarakat kecil yang di pinggiran kami dengar," ujar Zulkifli di kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/3).

PAN, kata Zulkifli, mendapat mandat untuk memberikan dukungan pada paslon Anies-Sandi. Ia juga meminta Anies dan Sandi untuk melayani warga DKI dengan maksimal dan dengan penuh cinta kasih.
"PAN sebagai partai nasionalis religius, tentu aspek religius itu sangat penting. Dalam arti mendengar aspirasi itu, tidak mungkinlah PAN mengabaikan," ujarnya.
Anies bersyukur akhirnya deklarasi dukungan dari PAN sudah terlaksana. "Seperti dibilang tadi, Alhamdulilah the day is arrived.

Dan kami mendengarkan bukan hanya pidato tapi itu sebuah amanah, kita sering mendengarkan sambutan dan pesan tapi kami hari ini memperhatikan pesan-pesan yang dipikirkan mendalam. Jakarta bukan hanya pemilihan gubernur," ujarnya.

Kabalai Besar VI Atyanto Busono Siapkan Langkah Antisipasi Longsor

Jakarta - BeritaOnline.co.id Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Atyanto Busono diminta Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto untuk meningkatkan peran penilik jalan dalam rangka mencegah longsor di Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat Sabtu (11 maret 2017)

Dalam kunjungan kerja pekan lalu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto meminta kepada Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Ir Atyanto Busono MT untuk meningkatkan peran penilik jalan dalam rangka mencegah longsor di Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sebelumnya daerah tersebut sudah terjadi beberapa kali longsor dan terakhir terjadi pada pekan lalu. Dan diantisipasi dengan kerja keras oleh Kementeri PU (PUPR), Dirjen Bina Marga melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Kabalai Ir Atyanto Busono MT bersama Pemerintah Daerah, dalam 24 jam. jalan tersebut bisa difuksikan kembali keesokan harinya.
 
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto mengingatkan kepada Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Ir Atyanto Busono MT untuk fugsikan peran penilik jalan dalam rangka mencegah longsor.

"Tanda-tanda terjadinya longsor yakni, harus kenal lingkungan. seperti pohon yang miring dan lainnya." Ujar Arie Setiadi Moerwanto.

Lebi lanjut dikatakan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto adalah untuk bisa melakukan antisipasi longsor. Mengingat terjadinya longsor itu bukan hal tiba-tiba, kalau kita rajin melihat tanda-tanda, kata Arie Setiadi Moerwanto Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga.
 
Menanggapi Langkah Antisipasi Longsor, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Ir Atyanto Busono MT mengatakan.

"siap wujutkan kerja cepat antisipasi longsor melalui peran penilik jalan khususnya untuk ruas-ruas yang rawan longsor. Yakni, di Cijelag, Kampung Cireki, Kecamatan Tomo, Sumedang yang terjadi longsor pada Minggu (6 maret 2017)," ujar Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Ir Atyanto Busono MT.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Ir Atyanto Busono MT,  menyebutkan, usai kejadian pekan lalu, BBPJN VI langsung melakukan penanganan darurat di lapangan selama 24 jam. Dengan hasil kerja yang tergolong cepat keesokan harinya dapat difungsikan untuk dua lajur.(HmsPU) (Kifli Abidjulu)

Kasus E-KTP, KPK Akan Ungkap Sejumlah Nama Anggota DPR

Written By qfle_B_O_Manado on Sabtu, 11 Maret 2017 | 11.34

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan akan mengungkap sejumlah nama anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang diduga menerima guyuran dana proyek kartu tanda penduduk (e-KTP) dalam persidangan, Kamis 9 Maret 2017 lusa.(rilis Tempo.co)

Selain nama-nama penerima, KPK juga akan berfokus pada konstruksi kasus dari indikasi suap. "Pertama, sebelum proses perencanaan. Ada pertemuan informal yang kami dalami," kata juru bicara KPK di kantornya, Selasa, 7 Maret 2017.

Febri mengatakan penyidik mensinyalir adanya pertemuan di luar kantor antara sejumlah pihak yang berkepentingan untuk membicarakan e-KTP. Kedua, proses pembahasan anggaran yang melibatkan eksekutif, legislatif, dan pihak lain. Ketiga, KPK mendalami proses pengadaan.

"Karena penyidik menggunakan pasal 2 dan 3, maka kami harus buktikan apa yang melanggar prosedur dan ketentuan," ujarnya. "Serta indikasi aliran dana mengalir kepada siapa saja."

Febri berujar lembaganya akan membuktikan dua tersangka, Irman dan Sugiharto, telah memperkaya diri sendiri, orang lain, serta korporasi di dalam persidangan. Sebesar 49 persen dari nilai proyek Rp 5,9 triliun diduga menjadi bancakan para anggota legislatif, eksekutif, dan pihak swasta.

Menurut Febri, mega korupsi yang menelan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun ini patut dikawal bersama. Sebab, kata dia, korupsi e-KTP tak hanya menyangkut kerugian negara, tapi juga menyangkut persoalan kartu identitas. "Saya kira ini efeknya tidak hanya pada soal uang yang hilang. Tetapi efek yang lain juga," ucap dia.

Hingga dilimpahkan ke pengadilan, KPK baru menetapkan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman serta Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Sugiharto sebagai tersangka.

Melihat besarnya nilai kerugian negara dalam korupsi ini, KPK meyakini ada aktor-aktor lain yang turut menikmati. Sebanyak 294 saksi telah diperiksa sejak tahun 2014. Dari ratusan saksi itu, 14 orang dan 5 perusahaan telah mengembalikan uang korupsi dengan total Rp 250 miliar.

Kejati Kaltim Resmi Bentuk Tim Satgassus TIPIKOR

Kalimantan Timur - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur resmi membentuk Satuan Petugas Khusus Penanganan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi‎ (P3TPK) Kamis (9/3/2017).

Adapun sebanyak 27 jaksa diambil sumpah untuk bertugas khusus mengusut perkara-perkara korupsi di wilayah Kalimantan timur ini diambil sumpah di Aula Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.(rilis hms kejagung ri)

Mereka dipilih sebagai jaksa yang bertugas khusus mengusut perkara-perkara korupsi di wilayah Kalimantan timur adalah Tim Satgassus P3TPK Kejaksaan Tinggi Kalamantan timur terbagi empat tim, berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi  (Kajati) Kaltim No : PRINT-038/Q.4/Cp.2/03/2017.(Kifli Abidjulu)

Dzikir Akbar di Masjid At-Tiin Sekilas Mirip Aksi Bela Islam

Jakarta - Acara dzikir dan tabligh akbar di Masjid At-Tiin, TMII, Jakarta, Sabtu (11/03/201) malam. di Masjid At-Tiin Sekilas Mirip Aksi Bela Islam.

Diperkirakan ratusan ribu umat Islam memadati Masjid At-Tiin, Kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, dalam rangka menghadiri acara dzikir, shalawat, dan tabligh akbar sekaligus memperingati haul Presiden RI kedua, Soeharto, Sabtu malam (11/03/2017).(rilis Hidayatullah.com)

Jamaah memang begitu membludak. Ruang utama, lantai atas, pelataran depan, samping, jalan-jalan, dan taman-taman yang luasnya kurang lebih 700m x 20m semua dipenuhi jamaah mayoritas berpakaian putih-putih. Belum lagi jamaah yang menumpuk di jalan bagian depan sebelum gerbang masuk area Masjid At-Tiin.
 
Acara tersebut diikuti umat Islam dari berbagai kelompok yang hadir. Sebagian besar jamaah yang tidak dapat masuk ke ruang utama masjid menggelar tikar di pelataran, taman, bahkan jalan-jalan.

Tampak juga banyak dari jamaah yang membagikan makanan secara gratis dan saling bantu untuk berwudhu. Fenomena serupa selalu menghiasi berbagai Aksi Bela Islam selama ini.

Jamaah meluber sampai keluar Masjid At-Tiin mengikuti acara dzikir dan tabligh akbar, Sabtu (11/03/2017) malam

Pimpinan Majelis Az-Zikra, KH Arifin Ilham. saat memimpin dzikir di Masjid At-Tiin beliau mengajak kepada jamaah untuk turut mendoakan Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

“Semoga Jakarta diberkahi pemimpin yang mengajak masyarakatnya untuk bertaqwa. Menjalankan Sunnah Nabi Muhammad,” ujarnya.

Arifin juga bermunajat, agar Jakarta dipimpin oleh pemimpin yang shaleh.

Turut hadir pada acara itu berbagai tokoh nasional seperti Prabowo Subianto, Akbar Tanjung, dan Fuad Bawazir.

Hadir pula sejumlah pejabat negara di antaranya Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Tampak juga calon Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Masjid At-Tiin diketahui merupakan bangunan peninggalan keluarga Soeharto.

Raja Salman dan Rombongan Berbenah, Besok Tinggalkan Bali

Jakarta – Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud, akan meninggalkan Bali, esok hari, Minggu, 12 Maret 2017.
Dijadwalkan pesawat yang mengangkut orang nomor satu di Jazirah Arab itu akan bertolak dari Bandara Ngurah Rai menuju Haneda, Jepang, pukul 10.30 WITA.(rilis VIVA.co.id)

Sehari jelang keberangkatannya, barang-barang milik Penjaga Dua Kota Suci itu dikemas. Bahkan, beberapa barang telah diberangkatkan menuju Kargo Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Pengiriman barang milik Raja Salman mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polda Bali. Karendal Operasi Puri Agung II Tahun 2017, Komisaris Besar I Nyoman Sumanajaya, menjelaskan, pengawalan dilakukan untuk memberikan pengamanan terhadap barang-barang milik Raja Salman dan rombongan.

Polisi juga berjaga-jaga di jalur yang dilewati kendaraan kargo yang mengangkut barang-barang Raja Salman. Di antaranya di Jalan By Pass Ngurah Rai, Tol Bali Mandara dan beberapa titik lainnya.
"Untuk keamanan dan kelancaran di jalan, semua kendaraan yang mengangkut barang milik Raja Salman dan rombongannya dikawal polisi," ujar Sumanajaya di Posko Ops Puri Agung II, Nusa Dua, Sabtu, 11 Maret 2017.
Ia menjelaskan, ada 16 unit kendaraan truk boks yang mengangkut barang milik Raja Salman dan rombongan. Empat mobil boks berangkat dari Hotel Ritz Carlton, empat mobil boks dari Hotel St Regis, tiga mobil boks dari Hotel Laguna dan lima mobil boks dari Hotel Hilton.
"Saat ini barang-barangnya masih dalam proses pemeriksaan x-ray di bandara," ucapnya.
Barang-barang tersebut akan diterbangkan menuju Haneda, Jepang, menggunakan pesawat dengan nomor penerbangan 7361 tipe B773 pada pukul 15.00 WITA barang yang diangkut sebanyak 678 koli dengan berat 16,644 ton.

Kabalai Besar VI Ir Atyanto Busono MT: Jalan Bandung-Cirebon Bisa Dilewati

Jakarta - Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, menyampaikan jalur Bandung-Cirebon di kilometer 68+815 sudah bisa dilewati kembali selasa sore, 7 Maret 2017.

Hal ini disampaikan Kabalai Besar VI Ir Atyanto Busono MT dalam siaran pers selasa, 7 Maret 2017.

Sebelumnya Jalur di Kampung Cireki, Kecamatan Tomo, Sumedang, sempat terputus akibat longsor pada Senin, 6 Maret 2017, sekitar pukul 19.30 WIB.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kabalai Besar VI Ir Atyanto Busono MT mengatakan.

"Kerja cepat oleh pihaknya dibalai besar VI untuk mengupayakan penanganan sementara bisa segera diselesaikan dengan cepat. "Cara cepat pekerjaan dilakukan dengan melakukan timbunan berupa batuan agregat kelas B," ungkap Atyanto Busono yang dikenal ramah dan disiplin serta pekerjaan keras.

Meskipun dengan pembatasan dan secara bergantian atau sistem buka-tutup diperlakukan. Kini jalur Bandung-Cirebon di kilometer 68+815 sudah bisa dilewati kembali atas kerja cepat Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Ir Atyanto Busono.(Kifli Abidjulu)

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BeritaOnline | Portal Berita Indonesia | Berita Terbaru | Berita Terkini | Berita Hari Ini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger