Latest Post

Gubernur Sulut Pantau UNBK Lewat Konferensi Video Di SMA Katolik St. Thomas Aquino

Written By qfle_B_O_Manado on Senin, 10 April 2017 | 07.00

Manado - BeritaOnline.Co.Id Gubernur Sulut Olly Dondokambey Pantau UNBK Lewat Konferensi Video di SMA Katolik St. Thomas Aquino senin (10 april 2017)

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SLB/MA di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Sulut dilihat langsung oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui siaran konferensi video yang berlangsung di SMA Eben Hezer Manado.

Dalam konferensi video tersebut, Gubernur Sulut menanyakan kelancaran pelaksanaan UN di masing-masing kabupaten/kota.

Dan untuk ibu Kota Manado, Provensi Sulut, sekolah SMA Katolik St. Thomas Aquino mendapat bagian konferensi video langsung dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Dalam konferensi video yang berlangsung dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Kepalah Sekolah SMA Katolik St. Thomas Aquino Dra Yulien Wantania MM mengatakan, "Gubernur selain melihat langsung dan berdialok dengan siswa, Ia juga menanyakan kesiapan dan kondisi fasilitas serta sarana pendukung seperti komputer, jaringan dan listrik tidak ada ganguan.

Lebi lanjut dikatakan oleh Kepalah Sekolah SMA Katolik St. Thomas Aquino Ibu Dra Yulien Wantania MM. Untuk konferensi video, juga dilakukan dengan Kepala Dinas Pendidikan Sulut Asiano G Kawatu, SE MSi.

"Terkait kualitas pendidikan kita, harus lebih baik dari tahun ke tahun, serta maju, modern dan mandiri, jadi perhatian Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama Kepala Dinas Pendidikan Sulut Asiano G Kawatu, SE MSi," ujar Ibu Dra Yulien Wantania MM kepsek SMA Katolik St. Thomas Aquino Manado.(Kifli Abidjulu)

Komisi V DPR RI dan Kabalai Besar VI Atyanto, Bahas Solusi Kemacetan Puncak

Written By qfle_B_O_Manado on Jumat, 07 April 2017 | 18.12

Jakarta - BeritaOnline.co.id Komisi V DPR RI dan Kabalai Besar VI Ir Atyanto Busono MT Bahas Solusi Kemacetan Puncak. tim Komisi V DPR RI yang diketuai oleh Fary Djemy Francis bersama dengan 7 orang anggota lainnya melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik ke wilayah Cianjur, Jawa Barat pada Kamis (06 april 2017).

Turut hadir untuk mendampingi dari Direktorat Jenderal Bina Marga adalah Direktur Pembangunan Jalan, Gani Ghazaly Akman, beserta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI, Ir Atyanto Busono MT.

“Kemacetan di Jalan Raya Puncak I itu terjadi setiap hari, apalagi kalau long weekend. Oleh karena itu, dari tahun 2012 itu sudah kita programkan untuk membangun Puncak II (Jalan Sentul-Puncak). Pembebasan lahan akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah, yakni Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, sementara untuk konstruksi akan ditangani oleh Pemerintah Pusat,“ ujar Direktur Pembangunan Jalan.

Gani menyatakan bahwa dalam kurun waktu 2012 hingga 2014 pihaknya telah mengeluarkan dana APBN sebesar Rp. 69,95 miliar untuk pembentukan badan jalan dan juga melakukan laburan aspal dua lapis (burda) di beberapa titik lokasi pembangunan. Namun dari tahun 2015 hingga 2017 proyek pembangunan terhenti dan rencananya akan dilanjutkan pada Tahun Anggaran 2018.

“Nanti kita akan melakukan pengecekan terhadap desain dan juga progres pembebasan lahannya. Apabila sudah memenuhi readiness criteria, maka akan kembali dilanjutkan program pembangunannya pada Tahun Anggaran 2018.” tutur Gani.

Ditambakan pulah oleh Kepala BBPJN VI, Ir Atyanto Busono MT, bahwa ruas Jalan Sentul-Puncak atau yang dikenal sebagai jalur Puncak II ini,  memiliki panjang 60km. Namun, pemerintah pusat hanya tinggal membangun jalan sepanjang 48km.

“Untuk proyek pembangunan Jalan Sentul Puncak ini pemerintah menganggarkan dana APBN sebesar Rp.673,31 miliar. Dana tersebut dianggarkan secara multiyears untuk membangun jalan sepanjang 48km dari total 60km, karena 12km jalan sudah existing, sudah dibangun sebelumnya oleh pemerintah daerah,” terangnya.

Dengan dibangunnya Jalan Puncak II maka akan mempersingkat waktu tempuh dari Bogor ke daerah Cianjur dan sekitarnya. Oleh karenanya, diharapkan terjadi peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut yang berdampak pada peningkatan perekonomian warga. Ujar Kabalai Besar VI Atyanto Busono.

 ”Akan tetapi, kami mengantisipasi agar jalur Puncak II ini tidak menjadi seperti Puncak I yang badan jalannya semakin menyempit karena kegiatan ekonomi warga di sisi jalan. Pengendalian di jalur Puncak II ini mungkin dapat dilakukan dengan cara memberi frontage sehingga lalu lintas lokal dengan lalu lintas yang menerus itu tidak saling menggangu,” pungkas Atyanto.(Kifli Abidjulu)

Balai XV Dijabat Ir. Riel Jemmy Mantik, M.Eng.Sc

Written By qfle_B_O_Manado on Sabtu, 01 April 2017 | 07.30

Jakarta BeritaOnline co.id Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XV Sulut - Gorontalo dijabat Ir. Riel Jemmy Mantik, M.Eng.Sc.

Serah terima jabatan (Sertijab) administrator di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Senin (27 maret 2017) siang di Jakarta.

Sebelumya jabatan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XV Sulut - Gorontalo dijabat oleh Ir Atyanto Busono MT.

Tidak sampai setahun menjabat, Ir Atyanto Busono MT, mendapat kepercayaan sebagai Kabalai Besar Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VI, Wilayah DKI, Jabar, Banten.

Jabatan Kabalai XV Sulut Gorontalo diprediksi akan di isi oleh orang yang mumpuni dalam bidang pekerja seperti Ir. Riel Jemmy Mantik, M.Eng.Sc.

Walau diakui banyak pihak nama Ir. Riel Jemmy Mantik, M.Eng.Sc staf Kementeri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak beredar luas ke publik sebagai kandidat kuat untuk menduduki Kabalai XV Sulut Gorontalo.

Namun informasi beredar luar.nama Ir. Riel Jemmy Mantik, M.Eng.Sc staf Kementeri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selain pintar dalam keilmuan. Pemahaman dalam bidang pekerjaan, dikenal pekerja keras dan berdisiplin tinggi.(Kifli Abidjulu)

Demo Tolak GoJek Tidak Ditemui Gubernur Sulut Olly Dondokambey

Written By qfle_B_O_Manado on Kamis, 23 Maret 2017 | 08.39

Manado - BeritaOnline.Co.Id Demo Sopir Angkot Tolak kehadiran GoJek online dimanado Tidak Ditemui Gubernur Sulut Olly Dondokambey kamis 25 maret 2017.

Peserta demo didominasi oleh sopir Angkutan Kota (Angkot) di Manado, Sulawesi Utara.

Dalam menggelar aksi dihalaman kantor Gubernur Sulut, massa memprotes kehadiran GoJek online hadir dimanado.

Tak hanya itu, pendemo juga minta Gubernur Sulut Olly Dondokambey untuk bisa ditemui perwakilan pendemo.

"Kami ingin menemui Gunernur Sulut Olly Dondokambey. Kehadiran GoJek online dimanado harus ditiadakan" ujar pendemo dalam teriakan aksi didepan kantor Gubernur Sulut.

Alhasil teriakan massa yang didominasi oleh sopir Angkutan Kota (Angkot) di Manado, Sulawesi Utara tidak ditemui oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey.(Kifli Abidjulu)

Inilah Cara Antisipasi longsor oleh Kabalai Besar VI Ir Atyanto Busono MT

Jakarta - BeritaOnline.Co.Id Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Ir Atyanto Busono MT melakukan cara cepat antisipasi longsoran dengan dilakukan pengendalian aliran air permukaan dan pemasangan bronjong di bagian hilir longsoran kamis 23 maret 2017.

Hal ini selain menjadi target kerja, dikenal dengan solusi cepat antisipasi untuk risiko longsoran susulan oleh  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

"Darurat dilakukan dengan penimbunan kembali badan jalan agar lalu lintas tidak terputus," ujar Kabalai BBPJN VI Ir Atyanto Busono MT.

Lebi lanjut dikatakan oleh Kabalai BBPJN VI Ir Atyanto Busono MT, "Pekerjaan penunjang dilakukan melalui pengendalian aliran air permukaan dan pemasangan bronjong di bagian hilir longsoran untuk meminimalkan risiko longsoran susulan," kata Kabalai BBPJN VI Ir Atyanto Busono MT.

Adapun harapan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono yang dilakukan sidak oleh Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto pekan lalu langsung diterapkan oleh BBPJN VI dibawah pimpinan Ir Atyanto Busono MT.

Instruksikan ini penting  untuk percepatan kerja agar penanganan darurat segera disusulkan penanganan permanen, dengan besaran alokasi dana senilai Rp9,5 miliar yang disiapkan oleh BBPJN VI. mengingat sebentar lagi juga akan ada akumulasi kendaran saat mudik Lebaran ditahun 2017.(Kifli Abidjulu)

DPP PAN di Pilgub DKI Resmi Dukung Anies-Sandi

Written By qfle_B_O_Manado on Rabu, 22 Maret 2017 | 09.14

Jakarta - BeritaOnline.co.id Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI Jakarta putaran kedua. Pengumuman deklarasi digelar sore ini di kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Acara deklarasi dihadiri oleh Anies dan Sandi dan dipimpin Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Deklarasi dukungan dibacakan oleh Zulkifli Hasan di dalam ruangan, tidak lama setelah Anies tiba di kantor DPP. Sebelumnya, Sandi sudah terlebih dahulu tiba. Usai memberikan deklarasi, Zulkifli memberikan sambutan, diikuti oleh sambutan dari Anies dan Sandi.

Selanjutnya Kemudian, Anies menyematkan pin ke jaket Zulkifli sebagai tanda dukungan.
Dalam sambutannya, Zulkifli mengatakan bahwa keputusan partai untuk mendukung Anies-Sandi dibuat setelah mendapat aspirasi dari arus bawah.(rilis kumparan.com)

"Kami menyerap aspirasi dari seluruhnya. Juga kami ikut mendengar dan lalu turun ke bawah agar bisa memahami apa yang diinginkan masyarakat.

Kami juga mendengar dari senior kami di NU, Muhammadiyah, pendukung-pendukung, Dewan Dakwah, Persis, Tarbiyah, tidak hanya di Jakarta tapi juga dari seluruh Indonesia. Pengusaha, masyarakat kecil yang di pinggiran kami dengar," ujar Zulkifli di kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/3).

PAN, kata Zulkifli, mendapat mandat untuk memberikan dukungan pada paslon Anies-Sandi. Ia juga meminta Anies dan Sandi untuk melayani warga DKI dengan maksimal dan dengan penuh cinta kasih.
"PAN sebagai partai nasionalis religius, tentu aspek religius itu sangat penting. Dalam arti mendengar aspirasi itu, tidak mungkinlah PAN mengabaikan," ujarnya.
Anies bersyukur akhirnya deklarasi dukungan dari PAN sudah terlaksana. "Seperti dibilang tadi, Alhamdulilah the day is arrived.

Dan kami mendengarkan bukan hanya pidato tapi itu sebuah amanah, kita sering mendengarkan sambutan dan pesan tapi kami hari ini memperhatikan pesan-pesan yang dipikirkan mendalam. Jakarta bukan hanya pemilihan gubernur," ujarnya.

Kabalai Besar VI Atyanto Busono Siapkan Langkah Antisipasi Longsor

Jakarta - BeritaOnline.co.id Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Atyanto Busono diminta Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto untuk meningkatkan peran penilik jalan dalam rangka mencegah longsor di Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat Sabtu (11 maret 2017)

Dalam kunjungan kerja pekan lalu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto meminta kepada Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Ir Atyanto Busono MT untuk meningkatkan peran penilik jalan dalam rangka mencegah longsor di Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sebelumnya daerah tersebut sudah terjadi beberapa kali longsor dan terakhir terjadi pada pekan lalu. Dan diantisipasi dengan kerja keras oleh Kementeri PU (PUPR), Dirjen Bina Marga melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Kabalai Ir Atyanto Busono MT bersama Pemerintah Daerah, dalam 24 jam. jalan tersebut bisa difuksikan kembali keesokan harinya.
 
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto mengingatkan kepada Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Ir Atyanto Busono MT untuk fugsikan peran penilik jalan dalam rangka mencegah longsor.

"Tanda-tanda terjadinya longsor yakni, harus kenal lingkungan. seperti pohon yang miring dan lainnya." Ujar Arie Setiadi Moerwanto.

Lebi lanjut dikatakan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto adalah untuk bisa melakukan antisipasi longsor. Mengingat terjadinya longsor itu bukan hal tiba-tiba, kalau kita rajin melihat tanda-tanda, kata Arie Setiadi Moerwanto Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga.
 
Menanggapi Langkah Antisipasi Longsor, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Ir Atyanto Busono MT mengatakan.

"siap wujutkan kerja cepat antisipasi longsor melalui peran penilik jalan khususnya untuk ruas-ruas yang rawan longsor. Yakni, di Cijelag, Kampung Cireki, Kecamatan Tomo, Sumedang yang terjadi longsor pada Minggu (6 maret 2017)," ujar Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Ir Atyanto Busono MT.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Ir Atyanto Busono MT,  menyebutkan, usai kejadian pekan lalu, BBPJN VI langsung melakukan penanganan darurat di lapangan selama 24 jam. Dengan hasil kerja yang tergolong cepat keesokan harinya dapat difungsikan untuk dua lajur.(HmsPU) (Kifli Abidjulu)

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BeritaOnline | Portal Berita Indonesia | Berita Terbaru | Berita Terkini | Berita Hari Ini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger