NFC merupakan singkatan dari Near Field Communication. Fitur komunikasi jarak dekat ini memungkinkan perangkat yang memiliki teknologi NFC dapat berkomunikasi satu sama lain dalam jarak yang saling berdekatan.

Teknologi NFC ini disematkan pada tablet sejak dirilisnya Android 4.0 (Ice Cream Sandwich) yang dikenal dengan Android Beam. Teknologi ini memungkinkan kedua tablet dapat saling bertukar data seperti foto, audio, video, dan file yang lain dengan mudah.

Tidak semua tablet memiliki support NFC. Pada beberapa tablet, di belakangnya terdapat logo NFC yang menandakan bahwa tablet tersebut dilengkapi dengan support NFC. Seperti halnya Bluetooth, NFC juga bekerja dengan mengirimkan data melalui sinyal gelombang radio.

Untuk melakukan transfer data dengan menggunakan NFC, kedua tablet harus dilengkapi dengan teknologi NFC dan berada dalam jarak yang berdekatan sekitar 2 inci atau 10 cm, serta tidak boleh dalam keadaan sleep atau locked.

Teknologi NFC menggunakan induksi elektromagnetik untuk mengirimkan data dan informasi ke perangkat yang lain. NFC memiliki frekuensi transmisi data  sebesar 13,56 GHz dengan kecepatan pengiriman data sebesar 424 kpbs.

NFC dapat menginduksikan arus listrik terhadap komponen NFC pasif yang tidak memiliki daya sendiri agar komponen pasif tersebut dapat bekerja. Hal ini juga merupakan perbedaan mendasar antara NFC dengan Bluetooth dan Wi-Fi.

Nah, salah satu tablet original yang support NFC adalag Sony Xperia Z4. Simak terus ulasan berikut ini mengenai spesifikasi dari tablet ini.

Sony Xperia Z4 Tablet Yang Support NFC

Sony Xperia Z4 Tablet pertama kali diperkenalkan di ajang Mobile Word Congress 2015, dan baru memasuki pasaran Indonesia pada awal Maret lalu melalui acara peluncurannya di Jakarta. Tablet ini dibanderol dengan harga mencapai Rp 10 juta di pasar Indonesia.

Harga tersebut terbilang cukup mahal untuk sebuah tablet. Lalu, apa sebenarnya yang demikian istimewa dari sehingga tablet ini layak dijual dengan harga tersebut?

Direktur dan Kepala Pemasaran Sony Mobile Communications, Jason Smith mengatakan bahwa tablet ini memiliki sejumlah kelebihan yang termasuk unik di ranah tablet, seperti tahan terhadap air dan debu.

Tablet ini juga merupakan tablet yang tertipis dan teringan di dunia, sehingga sangat mudah dibawa kemana-mana. Memang tablet ini hanya memiliki bobot 400 gram, dengan ukuran layar 10 inci yang beresolusi 2560 x 1440. Begitu juga dengan dimensi ketebalannya yang hanya 6,1 mm.

Di balik tubuh rampingnya, tablet ini menyimpan tenaga yang serupa dengan saudaranya, yakni Smartphone Xperia Z3+, yang menggunakan prosesor octa-core 64-bit Qualcomm Snapdragon 810 yang dikombinasikan dengan RAM berkapasitas 3 GB dan media penyimpanan 32 GB.

Di sektor konektivitas, tablet ini mendukung jaringan 4G LTE degan slot nano-SIM, dan kartu memori micro SD hingga 128 GB. Tablet ini dilengkapi dengan kamera depan beresolusi 8 MP dan kamera depan 5 MP yang menggenapi deretan spesifikasi Xperia Z4 tablet.

Tablet ini juga menyediakan aksesori pendamping seperti keyboard dan bluetooth yang memungkinkan tablet ini untuk digunakan seperti laptop mini. Aksesori ini dijual secara terpisah sehingga Anda yang ingin membelinya dapat menambahkan budget sebanyak Rp 2 jutaan.

Smith mengaku tidak merisaukan harga jual tablet ini, karena memang ditujukan untuk kalangan advanced yang mengerti teknologi, dimana mereka memang sudah tahu betul apa saja nilai lebih dari sebuah tablet.

Tablet ini juga dilengkapi dengan teknologi NFC yang jarang dimiliki oleh tablet yang lain. Teknologi ini memungkinkan Anda untuk mentransfer data hanya dengan mendekatkan tablet ini dengan tablet yang lain yang juga memiliki teknologi NFC.