Olahraga adalah salah satu aktivitas rutin yang penting dilakukan oleh setiap orang, termasuk anak-anak. Sebab, dengan istirahat akan meningkatkan kesehatan jasmani. Artinya, seseorang yang rutin berolahraga akan membuat tubuh lebih sehat, bugar, dan memiliki otot serta tulang yang kuat bahkan berat badan yang ideal.

Oleh karena banyaknya manfaat yang diperoleh berkat olahraga, maka penting memperkenalkannya pada anak sedini mungkin. Dengan demikian, anak-anak akan lebih rutin berolahraga dan tidak mudah jatuh sakit. Seseorang yang rutin olahraga juga mudah berkonsentrasi, memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes, penyakit jantung dan darah tinggi ketika telah beranjak dewasa.

Lalu, bagaimana dengan nasib anak kecil yang memiliki penyakit asma? Apakah masih bisa melakukan olahraga secara rutin? Nah, untuk membiasakan olahraga pada anak yang menderita penyakit asma, Ibu bisa memilih jenis olahraga yang tepat supaya tidak mengganggu penyakit asmanya. Ketahuilah, paru-paru seorang anak yang memiliki penyakit asma akan lebih sensitif dibandingkan anak-anak lain yang tidak mengidap penyakit asma. Oleh karena itu, penting untuk menghindari jenis olahraga di suhu yang ekstrem, entah dingin ataupun panas. Sebab, sadar atau tidak, suhu itulah yang menyebabkan asma. Pastikan pula lokasi olahraga tersebut bebas dari polusi, entah berupa asap rokok ataupun asap kendaraan bermotor.

Teknik olahraga yang benar juga harus diterapkan pada anak kecil seperti bernapas melalui hidung. Sebab, bernapas terlalu cepat melalui mulut akan menyebabkan udara yang masuk ke saluran napas menjadi kering. Pada akhirnya, hal inilah yang akan menyebabkan asma menjadi kambuh.

Jenis Olahraga yang Tepat bagi Anak  

Nah, bagi orangtua yang memiliki anak dengan gejala penyakit asma, sebaiknya pandai-pandai dalam memberikan pilihan olahraga yang tepat. Hal ini penting supaya selain tubuh sehat, kondisi kesehatan anak juga terjaga termasuk riwayat penyakitnya. Berenang adalah olahraga paling tepat bagi anak yang mengidap penyakit asma. Apabila dilakukan secara rutin, maka berenang akan memperkuat otot-otot pernapasan anak sehingga kapasitas paru-paru bisa membaik.

Rekomendasi olahraga lain yang boleh bagi anak penderita asma adalah yoga. Berdasarkan riset yang dipimpin oleh Amy Bidwell dan dipublikasikan pada meeting tahunan American College of Sports, menunjukkan fakta bahwa rutin yoga selama sepuluh minggu bisa meringankan gejala asma. Jadi, pastikan anak mendapatkan aktivitas olahraga yang diganti-ganti sesuai keinginannya supaya tidak cepat bosan. Sementara itu, pilihan olahraga lain yang bisa anak lakukan seperti bersepeda, golf, atau senam.

Asma memang salah satu penyakit saluran pernapasan yang bisa kambuh oleh beberapa hal. Salah satunya terpapar oleh alergen atau zat yang menyebabkan alergi. Oleh karena itu, pastikan anak terhindar dari alergen, sehingga tidak kambuh sewaktu-waktu.

Pastikan pula, orangtua tahu apa saja zat-zat alergen yang mengakibatkan asma anak kambuh. Untuk mengetahuinya, Ibu bisa melakukan challenge test. Bisa pula mendapatkan diagnosis alergi pada anak melalui situs cekalergi.com. Pada situs Cek Alergi tersebut, Ibu atau Ayah akan diminta mengisi data penting terkait informasi anak dan riwayat alergi anak-anak.

Diantaranya, apakah salah satu dari Ayah atau Ibu memiliki riwayat alergi atau tidak. Kemudian, jenis susu apa yang rutin dikonsumsi tiap hari juga berpengaruh terhadap alergi anak. Apabila alergen anak bisa diketahui lebih dini, maka risiko kambuhnya asma bisa dihindari sejak awal. Yuk, mulai wujudkan si kecil yang alergi, apapun itu jenisnya dengan tetap berprestasi!